Desember
Ingin sekali Memeluknya Hingga Bulan Tak lagi Purnama
Ingin sekali Memeluknya Hingga Bulan Tak lagi Purnama
Pada abad kedua puluh lima masehi/ Bulan tertelungkup pada gelas-gelas birahi/ Menghadap kiblat, debu dan ombak/ Suara, kebingungan, kebiadaban, di depan altar mereka berserak// Tidak ada yang pernah mengingatmu, katanya// Tidak ada yang pernah peduli, katanya// Tidak ada yang pernah memujamu, katanya// Berkelakar ia bimbang/ Menyaksikan persembahan tubuh-tubuh yang telanjang// Demi keseimbangan/ Demi korban dan […]
Jika kematiannya merenggutku, di balik Jendela aku mengadu. Pada siapa aku terpaku, jika bukan pada nafas dan lekuk bibirmu? — Oktober 14, 2024.